Selamat datang di situs DPRD Kabupaten Magelang Salam Redaksi

Tanggal 26 Aguatus 2009, kami dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Magelang periode 2009-2014. di bawah kitab suci, kami, 50 anggota dewan mengucapkan sumpah janji. Sumpah kejujuran dalam pengabdian, agar bisa menumbuhkan, mengawal dan memperjuangkan aspirasi rakyat. 

Lahirnya SuaRakyat yang diterbitkan DPRD ini, diharapkan menjadi media dialogis antara penyelenggara pemerintahan, terutama DPRD, dengan masyarakat. SuaRakyat ini diharapkan juga bisa menjadi alat ukur seberapa efektif penyelenggaraan pemerintahan dalam menyejahterakan rakyatnya.

Kami berharap, media SuaRakyat yang kami sebarkan kepada masyarakat ini bisa mendinamisir kinerja DPRD. Proses penyampaian aspirasi bisa lebih intensif dan control lebih efektif agar amanat rakyat bisa kami pegang teguh. Proses ini harus dikawal terus. Kontrol efektif dari masyarakat sangat penting supaya kekuasaan tidak korup dan sewenag-wenang.

Semoga hadirnya media ini bisa mencairkan hal-hal yang beku yang mestinya bisa diketahui masyarakat. Semoga, apa yang kita anggap hening di kota Mungkid ini tidak berarti pemerintahan daerah hanya diam dan stagnan. Semoga.

Redaksi.

 

Berita

14 Des 2010

PASIEN MISKIN DIJAMIN GRATIS JAMKESDA & JAMKESMAS kabupaten Magelang1 komentar

MUNGKID – komitmen DPRD Kabupaten Magelang periode 2009-2014 untuk betul-betul memperjuangkan rakyat terus ditingkatkan. Pada tahun 2010 ini, semua pasien dari keluarga miskin dijamin gratis. Tidak boleh ada puskesmas atau rumah sakit yang menarik bayaran dari pasien miskin.

14 Des 2010

PROSEDUR PELAYANAN JAMKESDA0 komentar

MUNGKID-Meski DPRd menaikkan anggaran untuk jaminan kesehatan daerah atau Jamkesda bagi masyarakat miskin tahu 2010, pelaksanaannya dilapangan perlu pengawasan bersama. Untuk menjamin Jamkesda dilaksanakan sepenuhnya, maka peraturan Bupati nomor 47 Tahun 2009 tentang Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Miskin, harus diganti terlebih dahulu.

14 Des 2010

Penambangan di Kawasan Merapi dan Progo ALTERNATIF SETELAH DEPOSIT HABIS0 komentar

MUNGKID-Sejak jaman “keemasan” penambangan memakai alat berat, hingga jaman “sulit deposit” penambangan manual saat ini, masalah penambang golongan C (batu dan pasir) dikawasan Merapi tak kunjung usai. Selalu saja bermasalah. Deposit telah menipis, bahkan tidak layak lagi untuk ditambang, setidaknya dalam batas kelayakan untuk keselamatan lingkungan hidup. Sementara ribuan orang sampai kini masih menggantungkan hidupnya pada pasir Merapi. Demo selalu terjadi. Kebijakan peraturan yang ada tidak pernah bisa ditegakkan.